Sabtu, 08 Agustus 2015

Assalamualikum WR.WB.


                     pada kali ini saya akan berbagi game horor indonesia
game horor ini  adalah dreadout dan gaib offline lagi ayo buruan sebelum link expired

ini link dreadoud:download
ini sekarang ghaib full installer karena game ini juga laris jika ada setan langsung baca quran
karena game ini fps dan juga game ini first person
ini link ghaib:download
pass:naomihikaru
tolong jika copas cantumkan sumber



wassalamualaikum WR.WB
Assalamualaikum WR.WB.
Duka menghampiri keluarga besar Deni Cagur karena ayahnya, Rodjali Bin Toto meninggal dunia hari ini sekitar pukul 01.56 WIB dinihari. Sebelum meninggal ayah komedian itu memang sempat menderita beberapa komplikasi penyakit seperti penyempitan saraf kaki dan sesak nafas. Ayah Deni Cagur pun sempat batuk mengeluarkan darah sebelum akhirnya tidak bisa diselamatkan nyawanya.
"Papa sakit dirawat, terus pas dibawa ke rumah sakit kondisinya membaik dan minta pulang, pengen di rumah aja. Sempat pulang, terus kondisi juga emang udah bisa pulang, dirawat di rumah ada perawat juga di rumah. Di rumah kondisinya pun membaik, tiba-tiba batuk dan mengeluarkan darah, kita bawa ke rumah sakit dibawa ke ICU dua hari, di hari kedua, kondisinya semakin menurun, dapat kabar gitu nggak ada," ungkap Deni Cagur ditemui di pemakaman Kampung Tipar, Mekarsari, Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2015).
Almarhum pria yang memberikan inspirasi bagi Deni Cagur untuk menciptakan goyang bang jali tersebut meninggal di RS Sentra Medika. Ketika kondisi almarhum drop dan akhirnya meninggal, sayangnya Deni tidak dalam keadaan bisa menemani sang ayah. "Saya kebetulan ada saudara sepupu yang meninggal dunia di Surabaya. Kebetulan saya mewakili keluarga ke rumah kakaknya papah yang pada waktu yang sama meninggal dunia," ungkap Deni Cagur.
"Waktu saya berangkat ke rumah duka di Duren Sawit, papah masih di ICU, papa masih ada. Saudara juga pada mau berangkat ke rumah sakit nengok papa," tambahnya.

Duka tak dapat ditolak, satu yang disayangkan oleh Deni Cagur atas kepergian sang ayah karena sebenarnya ia baru saja membangun rumah impian. Sayang almarhum telah dipanggil oleh Tuhan YME sehingga tak bisa menikmati rumah yang sebagian besar ia persembahkan untuk ayahnya itu.